Minggu, 01 September 2013

Mencoba Bisnis Online Sendiri

Punya usaha sendiri dan menikmati kesuksesan perjuangan Anda rasanya menyenangkan. Hanya saja, terkadang imajinasi kesuksesan ini dikalahkan dengan kesulitan yang terbayang saat akan memulai usaha.

"Sebenarnya menjadi seorang wirausaha itu tidak sulit-sulit amat kok. Asal Anda tahu triknya, maka menjadi pebisnis itu banyak peluang suksesnya," ungkap Andi S. Boediman, Chairman of Ideoworks (e-commerce partner) beberapa waktu lalu di Jakarta.

Sebagai langkah awal membangun usaha ada beberapa tip yang diberikan Andi.

1. Mulai dari hal simpel.
Bingung memilih produk apa yang akan dijual? Daripada pusing-pusing, kenapa tak coba untuk melirik lingkungan sekitar dan kebutuhan sehari-hari Anda? "Biasakan berpikir dari hal-hal simpel di sekitar Anda, karena bisa jadi ide sederhana ini justru akan membawa Anda pada kesuksesan," katanya.

Ia menambahkan bahwa pola pikir bisnis laki-laki dan perempuan ternyata sangat berbeda. Umumnya, laki-laki kebanyakan berpikir keras dan memilih produk yang aneh dan rumit untuk menarik minat konsumen. Sebaliknya, perempuan justru dinilainya lebih memiliki ide yang sederhana namun cukup menjanjikan.

2. Diferensiasi produk
Sebelum memutuskan membuat usaha, Anda sudah harus tahu produk apa yang akan dijual. Usahakan memilih produk yang berbeda dengan produk pada umumnya. "Unik itu tidak selalu dari bentuk barangnya. Tapi unik juga bisa berasal dari cerita dibalik pembuatannya, atau presentasi dan kombinasi produknya," jelas Andi.

Kombinasi produk misalnya, saat Anda memutuskan untuk menjual pakaian maka Anda bisa saja memadumadankan atasan dan bawahan yang biasa jadi lebih terlihat unik secara keseluruhan. Oleh karena itu, kemasan dan deskripsi itu sangat penting untuk pembeli, terlebih ketika Anda menjalankan bisnis online

3. Promosi
Promosi adalah salah satu hal yang paling penting dalam usaha. Meski demikian, bukan berarti Anda boleh jor-joran untuk promosi,misalnya dengan flyer, atau spanduk besar.

Selain menghabiskan banyak uang, cara ini juga dinilai kurang relevan di zaman sekarang. "Kenapa tak coba untuk promosi di media sosial yang Anda miliki? Gunakan saja Facebook, BBM, atau Twitter. Selain akrab dengan hidup Anda sehari-hari, Anda juga bisa dengan mudah memberi update kepada calon pelanggan," sarannya.

4. Jangan habiskan uang untuk interior
Andi mengungkapkan biaya terbesar dalam membangun usaha adalah untuk membangun toko dan interiornya. Hal ini bisa dipahami karena hal pertama yang dilihat konsumen adalah toko dan interiornya. Akan tetapi, ini bukanlah sebuah pembenaran untuk Anda menghabiskan banyak uang untuk renovasi toko.

Jadilah sedikit lebih kreatif dengan menggunakan benda-benda yang murah namun unik untuk menghias toko. Misalnya, sangkar burung, pohon plastik, pot bunga,kertas bekas dan lain-lain.

5. Beri opsi pembayaran
Saat ini kebanyakan orang lebih memilih membayar dengan menggunakan kartu kredit atau debit dibandingkan dengan uang tunai. Sebagai pengusaha, Anda tentu harus siap sedia menyediakan berbagai alternatif cara pembayaran produk yang diinginkan konsumen. Hal ini sangat penting, terutama pada bisnis online. 

Peluang bisnis Online yang kuat terhadap naik turunnya mata uang

Di tengah menurunnya nilai tukar rupiah, penghasilan pelaku bisnis online justru naik. Hal ini paling tidak dialami oleh salah seorang pebisnis online yang dikenal dengan nama River Maya. Maya sendiri mengaku bahwa dia mengalami kenaikan penghasilan dikarenakan naiknya nilai tukar Dollar Amerika terhadap rupiah.

Dia justru mengatakan bahwa beberapa pelaku bisnis online yang mengharapkan nilai tukar Dollar Amerika tetap naik karena dengan demikian keuntungan mereka bisa bertambah. “Ga ngitung persennya, yang jelas dulu kurs tukar dollar cuma Rp 9200-an sekarang sudah 11ribu, mudah-mudahan tetap segitu atau naik lagi pas payout berikutnya,” tulis River Maya saat ditanya mengenai presentase kenaikan penghasilannya dalam sebuah wawancara via email.

Wanita kelahiran Solo, 11 Juni tersebut terkenal di kalangan komunitas blogger Indonesia karena kesuksesannya dalam meraih penghasilan lewat program-program affiliate internasional seperti Amazon, ClickBank, Commision Junction hingga meraup penghasilan puluhan juta rupiah tiap bulannya.

Dalam program affiliate tersebut, para pebisnis online dibayar dengan komisi sekian persen bila ada para pengunjung blog atau situs mereka yang membeli produk-produk yang disediakan oleh program affiliate tersebut. Pembayaran komisi biasanya dilakukan dalam mata uang Dollar Amerika sehingga tentunya para pelaku bisnis online ini diuntungkan dengan kenaikan nilai tukar Dollar Amerika.

Lantas bagaimana dengan para pelaku bisnis online yang menjual produk lokal atau bermain dalam program affiliate lokal? Dia berpendapat bahwa sekalipun harga-harga barang lokal mengalami kenaikan, bila hal tersebut diikuti dengan kenaikan komisi maka mereka bisa tetap menikmati keuntungan.

Cara Selamatkan Usaha Dari Ancaman Krisis

Cara Selamatkan Usaha Dari Ancaman Krisis Ditengah situasi perekonomian yang tidak menentu,terjadinya inflasi dan tingginya harga-harga, tentu hal ini akan berimbas pada bertahannya usaha Anda. Salah satu dampak nyata yang akan Anda alami adalah krisis keuangan yang akan membebani usaha Anda.

Masalah keuangan merupakan hal yang sangat krusial bagi segala sektor usaha,maka dari itu pengelolaan keuangan sangat perlu dilakukan. Salah satu hal nyata yang dapat dilakukan adalah menyusun strategi dan mengambil keputusan yang tepat. Strategi lain yang dapat Anda lakukan ditengah krisis global yang melanda sekalipun diuraikan dalam beberapa poin berikut:


#1 Fokus pada Karyawan dan Pelanggan

Bila situasi gentik seperti krisis global yang sudah merambat dalam segala bidang, maka sangat penting bagi Anda untuk fokus pada kekayaan utama usaha Anda yakni karyawan dan pelanggan. Bila kedua hal tetap Anda perhatikan, pendapatan Anda kemungkinan besar aan tetap stabil. Caranya adalah dengan melakukan sejumlah strategi seperti meningkatan layanan, interaksi dan komunikasi. Jika usaha yang lain melakukannya dengan cara pemangkasan karyawan dan meningkatkan harga, maka bertindaklah bijak atau “Dare to be Different”. Bagi para karyawan, cobalah memberi reward semisal penghargaan atas kinerja dan loyalitasnya.

#2 Kurangi pengeluaran yang tidak perlu

Bila pada saat waku-waktu biasanya Anda tidak perlu mengatur keuangan dengan  teliti, maka hentikan kebiasaan itu. Sadarilah bahwa kondisi sudah berubah dan Anda sedang diperhadapkan pada situasi yang mengancam keberlangsungan usaha Anda. Maka dari itu, periksa kembali apakah ada sejumlah hal yang dapat Anda utak atik untuk mengurangi beban keuangan yang membelit.

#3  Gali inovasi dan kreativitas demi menarik konsumen

Kondisi krisis yang Anda alami saat ini menuntut Anda untuk memutar otak dan mulai menciptakan kreativitas unik dan murah yang merupakan kegemaran dari para konsumen.  Kemaslah produk usaha Anda dengan membubuhinya dengan kreativitas Anda sendiri.


#4 Jalin hubungan mitra dengan pihak lain


Bila kondisi usaha Anda sudah berada diambang pintu, maka  mencari dan menjalin relasi degan pihak lain akan sangat membantu. Sebab Anda dapat dibantu oleh investor atau pengusaha lain sagat besar kesempatannya. Rekan kerja dapat membanu Anda baik disaat usaha Anda mengalami krisis atau bahkan mereka dapat membantu menjual produk usaha Anda.


Krisis perekonomian yang sedang kita hadapi ini memang akan terasa dampaknya kepada berbagai bidang, maka cobalah strategi usaha yang menurut keyakinan Anda dapat menyelamatan usaha dari terpaan inflasi dan perekonomian yang tidak stabil di masa ini. Selain itu, jangan pernah lupa berdoa sembari bekerja karena dalam kondisi apapun yang Anda alami, Tuhan yang tetap bekerja.

Peluang Usaha Ikan Hias

Jika Anda ingin mencoba peluang usaha, tampaknya usaha ikan hias patut dicoba lantaran bisa menjanjikan keuntungan. Pasalnya saat ini, Indonesia sudah mengekspor ikan hias hingga ke Eropa, Timur Tengah dan Asia.
Dan meski sudah mengekspor ribuan ikan hias, namun tetap saja permintaan dari mancanegara terhadap ikan hias sangat tinggi.
Khusus di Kota Bekasi saja, per bulannya bisa mengekspor 10 juta ekor ikan hias. Meski begitu permintaan eskpor dari mancanegara tetap banyak dan tidak bisa dipenuhi seluruhnya.
"Bisnis ikan hias itu menjanjikan, karena kan ikan hias memiliki banyak jenis dan beranekaragam. Dan permintaan ekspor ikan hias dari mancanegara sangat tinggi," ucap Bambang Cahya Pinardi, Pembina Asosiasi Ikan Hias Bekasi.
Seperti diketahui, pasar ikan hias memiliki konsumennya sendiri. Para konsumen ikan hias tidak lagi berpatokan pada harga, karena umumnya mereka lebih melihat pada keindahan ikan yang dirasa bisa menjadi penghilang stres dan kepenatan.

Sukses Usaha Boneka

Pengusaha boneka dari Magelang, Jawa Tengah ini pemenang Citi Micro-entrepreneurship Award (CMA) tahun 2007. Diberhentikan dari tempat bekerja mendorongnya untuk memulai usaha.

Ditemui disela-sela peluncuran gelaran CMA 2013 di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Rabu (28/8/2013) lalu, Bu Tin, demikian ia kerap disapa, berbagi cerita bagaimana awalnya ia memulai usaha boneka dan memberi kontribusi terhadap lingkungan sekitarnya.

Bu Tin hanya lulus SD, dan bekerja serabutan. Pada tahun 1998, ia diberhentikan dari perusahaan. Sewaktu keluar dari pabrik, Bu Tin menganggur dua bulan. Karena pengeluaran tetap ada, mau tidak mau ia harus mendapatkan penghasilan.

Dengan modal yang dulu dikumpulkan dari pendapatannya, sebesar Rp 2,5 juta, dia memulai membuat boneka. Usaha kecil-kecilan ini menjadi harapan dan tumpuannya untuk menopang hidup.

"Saya punya tanggungan anak yang mesti dikasih makan. Saya tidak mau dia seperti saya, dan mesti menjalani pendidikan tinggi. Karena itu saya memulai usaha sendiri," ujar ibu dua anak ini meyakinkan.

Saat memulai usaha, dirinya sempat terpikir apakah usahanya akan laku atau tidak. Meskipun demikian dia tetap menjalani. Kendalanya waktu itu modal dan memasarkannya. Bu Tin masuk keluar toko tanpa rasa malu. Motivasi utamanya adalah bagaimana bisa meneruskan pendidikan anak ke jenjang yang lebih tinggi.

Sampai setahun lamanya, toko-toko yang ada di objek wisata yang ia kerap kunjungi tahu usaha boneka yang dia buat. "Awalnya selalu ditolak, namun saya bersikeras ketemu dengan pemilik toko," ujar Bu Tin bercerita.

Usaha keras itu menjadi pelajaran dan sekaligus membuahkan hasil. Usahanya kemudian mendapat tempat dan diminati. Dalam prosesnya, Bu Tin yang tahun ini berusia 40 tahun, melatih ibu-ibu yang ada di sekitar rumahnya membuat boneka. Ada sekitar delapan ibu yang ia rekrut untuk membuat pola, menjahit, serta membuatnya jadi boneka. Patokannya jangan sampai jelek dan mengecewakan.

Dalam sehari, seorang ibu bisa membuat 100 boneka kecil atau 30 boneka berukuran besar. Bu Tin kemudian lebih fokus pada pemasaran terhadap boneka yang sudah dibuat ini.

Usaha boneka yang ia lakoni ini sekarang telah memberikan hasil. Karena keseriusannya, saat ini per bulan Suratinah mendapat pemasukan antara Rp 30 juta sampai Rp 50 juta.

Peluang Bisnis Kuliner

Bisnis kuliner olahan ayam tak ada matinya. Kendati sudah diramaikan banyak pemain, tawaran kemitraan bisnis ini tetap tidak surut. Satu lagi tawaran kemitraan datang dari Suparno yang mengusung brand Ayam Lepaas.
Suparno mendirikan Ayam Lepaas sejak 2009 di Aceh. Ia mengandalkan menu utama ayam lepaas dan ayam lemaas. "Kelebihan kami adalah karakter rasa yang khas, terutama pada sambalnya," kata Suparno.
Ayam lepaas merupakan ayam goreng dengan sambal cabe ijo yang pedas. Sementara ayam lemaas adalah ayam goreng dengan sambal pedas manis. Selain sambal, ayam kreasinya juga tidak seperti ayam goreng umumnya yang banyak tepung.
Untuk mengembangkan usahanya, sejak 2010, Suparno resmi membuka peluang kemitraan. Saat ini sudah ada 88 gerai Ayam Lepaas yang tersebar di Aceh, Sumatera Utara, Jambi, Lampung, Banten, Yogyakarta, Jawa Timur dan Bali. "Milik mitra 80 gerai, selebihnya milik saya," ujarnya.
Jika ingin menjajal kemitraan Ayam Lepaas, Anda perlu menyediakan modal Rp 200 juta hingga Rp 500 juta, tergantung kapasitas dan luas tempat. Untuk modal Rp 200 juta, kapasitasnya 40 - 60 kursi dengan luas ruangan 60 meter persegi. Sementara modal Rp 500 juta, kapasitasnya di atas 160 kursi dengan luas 150 meter persegi.
Laba bersih 10 Persen
Dalam kerja sama ini, biaya investasi sudah termasuk hak memakai merek dagang selama lima tahun, peralatan lengkap, bahan baku, pelatihan hingga biaya operasional dan gaji karyawan untuk sebulan pertama.
Suparno menawarkan dua tipe kemitraan. Pertama, kemitraan yang manajemennya dikelola oleh pusat. Dalam tipe ini, mitra tak perlu mencari tenaga kerja.
Seluruh persiapan hingga operasinal diurus pusat. Mitra tinggal menyediakan tempat. "Tapi, jika mau menempatkan karyawan sendiri juga boleh," ujarnya. Dengan sistem seperti ini, mitra memperoleh laba 10 persen-12 persen dari omzet.
Kedua, mitra mengoperasikan sendiri gerainya. "Tapi, untuk yang ini kami selektif memilih, harus yang sudah teruji mengelola bisnis," katanya.
Lantaran dikelola sendiri, laba yang masuk ke mitra lebih besar, bisa mencapai 10 persen-20 persen . Hanya, mitra wajib membayar royalty fee 6 persen-8 persen dari omzet.
Harga seporsi menu Ayam Lepaas mulai Rp 11.000 hingga Rp 18.000. Suparno menargetkan, mitra memperoleh omzet Rp 100 juta - Rp 250 juta per bulan. Mitra diharapkan balik modal dalam waktu 20 - 34 bulan

Sabtu, 31 Agustus 2013

Peluang Usaha Online Jeunesse Global

Hari ini hari yang terbaik untuk Anda, karena
mulai hari ini keyakinan Anda semakin bertambah
untuk bisa sukses di Jeunesse Global.

Saya ingin Anda berkaca kepada seorang ibu rumah
tangga yang sangat luar biasa.

Ibu Elsya adalah seorang ibu rumah tangga dengan
5 anak yang sama sekali tidak mengerti dunia online,
tapi dengan kemauan yang tinggi dan kerja keras,
beliau mampu merubah hidupnya sepuluh kali lipat
menjadi lebih baik dalam bisnis ini.

Apa yang sebenarnya Ibu Elsya lakukan?

Kuncinya mudah kata beliau... tekankan kedalam diri
Anda, bahwa sukses itu akan datang saat ini juga,
dan sukses itu datang karena kesempatan yang ada
saat ini adalah kesempatan yang tidak boleh terlewati.

Dalam 6 bulan Ibu Elsya menemukan apa yang selama
ini dia cari dan dia impikan untuk keluarganya, bukan
hanya kebebasan waktu tetapi juga kebebasan finansial
yang luar biasa.

seorang ibu rumah tangga, gaptek tapi mampu menghasilkan
US$600 per MINGGU dengan bekerja dari rumah ..

Inilah kesempatan untuk Anda berubah... take action
sekarang dan rasakan nikmatnya KEBEBASAN WAKTU dan
KEBEBASAN FINANSIAL... KLIK DISINI